Koin, Bandung, dan Permisi

“Jangan menunda. Jangan habiskan separuh hidupmu untuk menunggu waktu yang tepat. Seringnya, saat kau sadar, waktu yang tepat itu sudah lewat. Kalau sudah begitu, kau cuma bisa menyesal.” – London : Angel

 

Itu adalah quotes yang bisa kita temui di novel seri STPC bertitel London : Angel karya Mbak Windry Ramadhina. Penasaran kenapa saya pasang quotes itu di awal posting-an ini? Karena posting-an ini akan membahas soal #TantanganMenulisWindry yang saya ikuti hari Sabtu, 9 Agustus 2014 kemarin. Yeay!

Jadi untuk kamu yang suka stalking GagasMedia di twitter, kamu pasti tahu kalau sekitar hari Senin (atau Selasa) minggu lalu itu GagasMedia membuka pendaftaran #TantanganMenulis bersama Mbak Windry Ramadhina di Bandung. Yap! Saya ikutan dan mendapat pengumuman terpilih hari Jum’at. Senang? Pasti dong! Secara, saya termasuk salah satu penggemar Mbak Windry.

Jadi saya datang ke lokasi acara di The Kiosk Balubur Town Square, Bandung, pukul 14.00. 1 jam sebelum acara dimulai karena saya takut kesasar waktu berangkat. Waktu sampai, saya blank. Gak tahu di mana acaranya sampai akhirnya masuk ke The Kiosk dan disambut Mbak Sintia. :D

Acara dimulai sekitar pukul setengah empat sore, dibuka dengan sedikit bincang-bincang dengan bintang tamu kita, Mbak Windry Ramadhina, soal novel terbaru Mbak Windry yang berjudul Interlude. Tentang Hannah dan Kai, dua orang yang memiliki masalah psikologi masing-masing karena latar belakang masa lalunya. Oke, saya nggak mau spoiler Interlude sekarang. Jadi kita lanjut lagi acaranya. :D

Bincang-bincang awal bersama Mbak Windry Ramadhina. (source : GagasMedia)

Inti dari acara Sabtu kemarin adalah Tantangan Menulis. FYI, jadi acara kali ini adalah salah satu kegiatan yang diadakan oleh GagasMedia yang di Bandung, yang diurus oleh Mbak Jia Effendi, salah satu editor GagasMedia. Tantangan menulis kali ini bertemakan flash fiction. Jadi flash fiction adalah sebuah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih singkat dari cerita pendek (Wikipedia). Terus flash fiction-nya diapain? Kemarin semua peserta, sekitar 15 orang, ditantang membuat flash fiction selama tiga puluh menit saja. Saya ulang, TIGA PULUH MENIT SAJA. Flash fiction yang ditulis harus menggunakan kata kunci KOIN, BANDUNG, dan PERMISI. Tiga kata kunci itu didapat dari Mbak Windry dan dua lagi dari peserta.

Nah, jadi tantangannya itu jika 80% dari peserta mampu mengirimkan karyanya sebelum Mbak Windry, kami dinyatakan menang dan ditraktir makan, tetapi jika kami kalah, makannya bayar sendiri. Ini salah satu peserta yang berhasil tertangkap kamera oleh admin twitter GagasMedia sewaktu tantangan berlangsung.

nhk

source : GagasMedia’s twitter

 

Setelah selesai mengumpulkan karya-karya kami, Mbak Jia memberikan sedikit penjelasan mengenai flash fiction. Ya, saya sendiri memang belum begitu terbiasa menulis flash fiction. Menurut saya, flash fiction yang baik adalah yang punya twist yang oke. Bagaimana dengan kalian? ^^

Nah, sebelum acara makan-makan bersama dimulai, mau tahu dong siapa pemenang tantangannya? Mbak Windry atau peserta? Dan pemenangnya adalaaaaaaaaah.. Jeng! Jeng! Mbak Windry Ramadhina! Horeeeee! Itu artinya peserta makan sendiri-sendiri deh. ^^

Meskipun kalah, peserta semuanya pasti senang deh ikut acara kemarin. Kapan lagi dong menantang penulis favorit sendiri. Hehe. Nah, buat yang mau baca tulisan-tulisan #TantanganMenulisWindry kemarin bisa dibuka di SINI. ^^

Acara pun dilanjutkan dengan makan bersama dan bincang santai. Ah ya, nggak lupa peserta yang punya koleksi buku Mbak Windry Ramadhina bisa meminta tanda tangan. Acara kemarin juga diramaikan oleh beberapa penulis GagasMedia yang mampir ke lokasi, seperti Mbak Erlin (penulis novel Athena : Eureka!), Kang Moemoe Rizal (penulis novel Bangkok,dll) , Mbak Nina Ardianti (penulis novel Restart), dan Kak Maher (penulis novel Rhapsody).

Sebelum pulang, nggak afdol rasanya kalau nggak foto bareng dulu. Inilah peserta dan penulis serta panitia acara #TantanganMenulisWindry hari Satbu, 9 Agustus 2014 kemarin. :D

 

Nah, buat GagasAddict yang mau ikutan acara GagasMedia lainnya seperti saya kemarin, pantengin terus timeline GagasMedia. Psstt, kabarnya GagasMedia di Bandung mau mengadakan kegiatan macam ini setiap bulan lho. Ayo ikut kegiatan selanjutnya! Terima kasih, GagasMedia! Terima kasih, Mbak Windry! :)

 

Bandung, 10 Agustus 2014

Advertisements

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s