Sebuah Pesan (Singkat)

“Sukses ada di tangan Mala.”

Pesan terakhir itu disampaikan papa lewat sebuah pesan singkat. Siang itu, sekitar bulan Mei 2013, sebelum ulang tahunku. Setelah aku kembali menjalani aktivitas di Bandung pasca libur banjir. Ada sebuah percakapan yang membuat papa akhirnya melontarkan kalimat itu, “Mala harus sukses. Sukses ada di tangan Mala.” Kemudian aku mengiyakan tanpa ba-bi-bu.

Ya, mungkin itu pesan terakhir papa padaku. Pesan yang membuatku akhir-akhir ini banyak berpikir. Berpikir apakah aku bisa mewujudkan pesan papa itu? Menjadi seseorang yang sukses? Sementara makna sukses sendiri bagiku terlalu luas. Terlalu kasat untuk bisa kulihat begitu saja.

Suksesku kali ini simpel, Pa. Bisa mewujudkan cita-citaku menjadi penulis. Itu sukses untukku, untuk saat ini. Tapi ketika aku berkembang lebih dewasa, suksesku bertambah. Bantu Mama kerja, bantu sekolah adik, dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. Itu sukses untukku, Pa.

Sukses ada di tangan Mala. Ya, sukses ada di tangan Mala, Pa. Dan ketika kesuksesan itu berhasil kugenggam, kupersembahkan sepenuhnya untuk Mama dan Papa. I miss you, Dad.

14 Oktober 2013

Advertisements

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s