Daddy, I Miss You

100 hari sudah aku lewati tanpa dirimu.
Aku rindu.
RIndu tawamu, rindu saat Kau menungguku di suatu tempat, di atas motor, di balik jas hujan yang terlihat longgar di tubuhmu.
Rindu saat-saat Kau mendorong motor yang mogok, membawanya ke bengkel kemudian pergi pulang dengan becak.
Rindu saat dimana kita merayakan ulang tahun bersama-sama.
Aku rindu semuanya.
Hanya rindu.
Advertisements

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s