“Akhirnya Aku MOVE ON!”

“Akhirnya Aku MOVE ON!”

Kebayang gak sih betapa senangnya saat kita bisa bilang kalimat di atas dengan perasaan lega yang bertubi-tubi. Sambil menarik napas kita panjang-panjang dan akhirnya kata move on itu keluar dari mulut kita. Move on, move up, move forward! 3 kata itu yang harus bisa kita tembus. tentu aja bukan cuma move on di mulut tapi juga move on di hati.

Seberapa besar sih kita mencintai orang sampai kita susah banget buat move on? Toh pada akhirnya setiap pertemuan akan berujung dengan perpisahan. Tapi pada kenyataannya kehadiran si perpisahan itu sendiri tidak juga membuat kita merasa lebih mudah menghadapi proses move on. Kalau ada yang pernah nonton Galau Night TV di Metro TV, pernah ada episode tentang move on tuh. Katanya salah satu cara move on yang paling mujarab adalah menemukan seseorang yang baru. Gak salah sih, tapi gak sepenuhnya benar juga. Mencari dan menemukan orang baru kadang kala cuma bikin orang itu sebagai pelarian dan kasihan kan orang gak berdosa itu.

Beberapa tips biar move on kamu lancar–udah pernah gue praktikin sendiri dan setidaknya sedikit berhasil– :

  • Jangan paksa diri kamu dengan semua hal yang berkaitan dengan dia. Bilang mau move on tapi masih cek-cek timeline social medianya, masih suka liatin recent status BBM’nya, plurknya dan lain sebagainya. Semakin intens kamu mengecek semua itu, jadi stalker dia sesering mungkin, semakin sulit kamu ngelupain dia.
  • Coba jauhi diri kamu dari semua yang mungkin bisa ngingetin kamu sama dia. Kalau biasa ketemu dia di jalan A, coba pergi lewat jalan B. Hindari jalan A. Mungkin susah, tapi lumayan manjur loh.
  • Inget-inget kekurangan dia yang bisa bikin kita berpikir ternyata dia gak seperfect yang kita kira.
  • Yakini diri kamu sendiri, yakini pikiran kamu bahwa kamu pasti mendapatkan seseorang yang lebih baik dari dia di kemudian hari. Pasti! (Ini cara utama ^^b)

Mungkin gak semudah membalikkan telapak tangan untuk bisa move on. Setelah move on, coba untuk mengikhlaskan. Letting go itu sebenarnya perkara yang sulit. Kalau nantinya untuk menghilangkan perasaan itu sulit, gak usah maksain diri buat menghilangkan perasaan itu. Perasaan itu mungkin gak akan hilang. Mungkin orang itu akan tetap akan ada di dalam hati kita, dengan posisinya sendiri. Sementara nanti kita akan menemukan seseorang lagi yang memberikan kenyamanan pada hati kita dan bisa menjadi bagian hidup kita yang lebih besar.

 

Gak perlu bersikeras menghapus atau menendang seseorang keluar dari hidup kita. Karena semakin keras kita menghapusnya, maka orang itu akan semakin kuat berada dalam ingatan kita. Semakin lekat ia di pikiran kita. Biarin angin yang membawa namanya pergi dengan sendirinya dan nantinya kamu akan bisa bernapas lega. Move on memang gak mudah, tapi bukan berarti kita mustahil buat ngelakuinnya dan nanti pasti kita bisa teriak “Akhirnya gue MOVE ON!”

^o^/

Saturday, April 14th 2012

Advertisements

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s