Aku Mencintaimu

Puisi ini sebenernya mau diikutin event Valentine di @estikinatic . Tapi karena telat ya dipost sendiri aja di blog pribadi.. :))

 

Aku mencintaimu seperti saat jingga menatap matahari di senja hari ini

Aku mencintaimu bukan atas dasar pamrih yang aku harap dalam asaku

Aku mencintaimu bagai sekuntum edelweiss yang bertahta anggun di puncak gunung es yang dingin,

yang dapat hidup dalam keadaan yang sulit

Aku mencintaimu lebih dari sekuntum mawar yang mungkin orang bawakan ke hadapanku,

lebih dari cinta dalam secangkir teh yang biasanya ibu antarkan untukku,

atau bahkan lebih dari seorang seniman mencintai lukisannya

Aku mencintaimu dengan caraku sendiri,

dengan segenap keistimewaan yang sebelumnya tak pernah aku ciptakan

Aku mencintaimu dengan hati,

tanpa alasan berarti yang bisa kau buat mati

Aku mencintaimu seperti aku mencintai diriku sendiri,

tidak pernah tahu alasannya namun aku tetap melakukannya

Aku mencintaimu (tanpa titik koma)

tanpa embel-embel apapun

Advertisements

2 thoughts on “Aku Mencintaimu

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s