A Letter…


Dear Mars…

 

Melalui surat ini aku ingin menyampaikan semua-mua yang mungkin selama ini sudah mengacaukan pikiran, hati, dan mungkin  juga hari-hari-milikmu, milikku dan juga miliknya.

 

Maaf karena aku sudah lancang masuk ke kehidupanmu, membuat hidupmu terkontaminasi dengan hal-hal yang mungkin sebenarnya tidak penting bagimu.

Maaf jika aku sudah terlalu banyak membuatmu risih ataupun susah.

Maaf, jikalau aku sudah menjadi satu masalah di antara kalian..

 

Awalnya tidak pernah terpikirkan jika aku bisa sampai seperti ini. Aku hanya berpikir menemukan seseorang yang bisa membantuku move-on, yang bisa membuatku kembali terjatuh dan melupakan masa laluku. Apa aku senang? Tak perlu kau tanya lagi!

 

Aku sudah hampir menyerah berkali-kali tapi aku selalu kembali bangkit. Tak peduli sekeras apapun kau mencoba mematikan semuanya, mencoba menghentikan semua perasaanku ini, itu tidak akan bisa.  Karena kita tidak bisa memaksakan diri kita untuk membenci orang yang kita cintai.

 

Sebesar apapun perjuanganku mungkin belum cukup mampu membuat gunung es di hatimu luluh. Dan sekarang aku malah terjebak di keadaan yang membuatku sungguh-sungguh bimbang. Aku menyakiti orang lain karena aku menyayangimu. Tentu ini bukan salahmu!

Ini murni salahku. Salahku mengapa aku harus menyukaimu, bahkan menyayangimu. Jika aku tahu akhirnya akan menjadi seperti ini, aku mungkin memilih untuk tidak jatuh. Dan apa yang sudah terjadi sekarang tidak dapat membuatku bisa melakukan apa-apa.

 

Aku tidak ingin lebih menghancurkan kehidupan dan juga hubungan persaudaraan kalian. Aku tidak akan memilihnya dan aku akan mundur teratur darimu. Mungkin ini sulit-untukku terutama-tapi mungkin ini yang terbaik-untukku, kau dan dia-. Aku harus bisa, agar tidak ada yang tersakiti lebih dalam lagi, lebih jauh lagi. Mundur itu memang perihal yang sangat menyakitkan untuk hati, tapi mundur bukan berarti berhenti mencintai. Hanya saja ia mencoba lebih ikhlas menghadapi kenyataan yang memang beginilah adanya

Terima kasih sudah mengukir banyak kenangan indah dalam hidupku dalam beberapa waktu ini.

 

Dari yang sekalu menyayangimu,

Venus

Advertisements

4 thoughts on “A Letter…

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s