Cinta.. Penawar Kenegatifan..

Cinta..
Hal yang selalu ada dekat dengan kehidupan kita. Landasan dari semua hubungan yang ada. Entah itu kepada orang tua, teman, sahabat, pacar, makhluk-makhluk lain dan juga Tuhan. Ia menempati dam melandasi tiap-tiap peran yang ada. Sebagai guru, sebagai anak, sebagai orang tua, sebagai siswa dan lain sebagainya.

Cinta bukan datang hanya dari penglihatan atau pendengaran. Tapi cinta datang dari hati. Cinta yang tulus tidak pernah memandang siapa dan bagaimana orang yang dicintainya itu. Cinta dapat tumbuh saat kita mengenal seseorang secara dekat dan personal. Entah orang itu teman atau sahabat kita. Ataupun pacar atau orang tua yang jelas lebih dekat dengan kita.

Cinta adalah ungkapan hati seseorang untuk saling mengasihi satu sama lain. Cinta tak pernah memandang apapun. Apalagi bila cinta itu datang dari hati yang terdalam. Cinta tak pernah peduli jika dirinya tersakiti. Ia mungkin saja terluka tapi tak menangis dan mendendam. Sebagai contoh, pernahkah kamu menyakiti orang tuamu?? Berbicara kasar atau membantah perkataannya?? Tapi apakah kamu pernah memikirkan perasaan mereka? Di dalam hati mereka meringis.. Terluka. Tapi apakah pernah mereka membencimu dan menghapus perasaan cintanya padamu? TIDAK!!
Malahan mereka menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa membuatmu bahagia. Sekuat itukah perasaan cinta orang tua pada kita?? Lalu mengapa kita tak mencoba membalasnya dengan tulus juga??

Satu lagi, coba kalian tengok di sekeliling kalian. Ada malaikat yang senantiasa menemani kalian dalam suka dan duka. Ia tak bersayap. Ia sering disebut sahabat. Pernahkah kalian berpikir berapa banyak perbuatan kalian yang telah menyakitinya??
Tapi ia selalu memaafkan. Dengan tulus ia memaafkan dan tetap mencintaimu sepenuh hati.

Cinta bisa menetralkan perasaan dendam dan bencimu. Sebagaimana Sang Buddha menaklukkan gajah Nalagiri dengan cinta kasih. Sebagaimana Sang Buddha tidak pernah mendendam kepada Devadatta karena cinta kasihnya yang begitu kuat.
Selama ada cinta..
Selama cinta yang ada itu begitu kuat terasa..
Selama itu pula ia bisa menjadi penawar dari segala kenegatifan yang ada.
Jangan pernah berpikir kalau cinta hilang dari kehidupan kita.
Jangan pernah berpikir tidak ada orang yang mencintai kita.
Karena sesungguhnya cinta ada di sekeliling kalian. Disadari atau tidak, hidup kita tetap diiringi oleh cinta.
Karena cinta bukan hanya milik mereka yang mempunyai kekasih atau mereka yang dekat dengan orang tuanya saja.
Tapi cinta adalah milik kalian.
Dan milik kita bersama.

Advertisements

Your feedback is a gift

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s